Selesaikan Reklamasi Teluk Jakarta!

Proyek Pembangunan di Pulau Reklamasi
Reklamasi Belum Selesai

Proses reklamasi Teluk Jakarta, utamanya pulau G, yang sekarang pembangunannya terhenti harus segera diselesaikan secepatnya agar tidak semakin mencemari lingkungan dan dapat segera dirasakan manfaatnya. Selesainya pembangunan pulau reklamasi secara utuh akan membuat pulau tersebut menjadi tahan terhadap kerusakan seperti ambrolnya pasir dan tanah ke laut. Setelah pulau reklamasi jadi seutuhnya barulah proses perbaikan lingkungan bisa segera dilaksanakan seperti penanaman pohon bakau kembali disekitar pantai reklamasi. Sementara itu, penghentian proses reklamasi pulau G yang belum jadi seutuhnya saat ini dirasa tidak memberikan keuntungan yang jelas bagi semua pihak, sebaliknya hal ini malah berpotensi untuk semakin memperparah pencemaran lingkungan di Teluk Jakarta.

Pulau reklamasi adalah daratan buatan yang berisi pasir dan tanah beserta bangunan penahan yang biasa disebut dengan revertment atau dinding penahan tanah untuk mencegah longsornya tanah. Saat ini pulau reklamasi tersebut belum sepenuhnya jadi tetapi sudah terbengkalai ditinggal para pekerjanya. Dibeberapa sisi pulau ada struktur penahan yang belum dibuat alias “telanjang” akibat dihentikanya pembangunan pulau tersebut. Dengan kondisi yang demikian, Jika terjadi gelombang laut tinggi dan terus menerus menghantam menggerus pulau reklamasi terutama dibagian yang “telanjang” maka bisa jadi bagian tersebut ambrol kemudian akan mengakibatkan tumpahnya pasir ke laut sehingga semakin mencemari lingkungan laut.

Disamping itu, proses perbaikan kembali lingkungan yang seharusnya sudah dimulai pelaksanaanya menjadi ikut tertunda akibat penghentian sementara proses pengerjaan pulau reklamasi ini. Pada prosesnya, pembuatan pulau reklamasi memang sedikit mencemari dan merusak lingkungan. Untuk menebus dosa pada saat proses pembuatannya, maka setelah selesai harus dilakukan perbaikan kembali lingkungan seperti penanaman bakau dibibir pantai. Ketika proses reklamasi belum selesai maka proses pembangunan yang sedikit mencemari dan merusak lingkungan masih belum berhenti sehingga perbaikan kembali lingkungan juga belum bisa dilakukan. Semakin lama proses pengerjaan pulau reklamasi apalagi terhenti maka semakin harus menunggu lama pula untuk dapat memulai kegiatan perbaikan kembali lingkungan. Continue reading